Mad Lin/Layyin
Setiap muslim yang membaca Al-Qur'an sebaiknya memahami berbagai bahasan dalam ilmu tajwid, termasuk bacaan mad yang dibaca panjang. Huruf mad ada tiga yaitu alif (أ), wau (و), atau ya' (ي). Bacaan mad akan selalu ditemui dalam setiap surah Al-Quran.
Adapun mad lin harus dilafalkan sesuai tajwidnya. Jika pelafalannya tidak sesuai, maka dapat saja mengubah makna dan arti dari bacaan Al-Qur'an serta terdistorsi.
Pengertian Mad Lin dan Hukum Bacaannya dalam Ilmu Tajwid
Dalam bahasa Arab, mad (المد) artinya memanjangkan. Pengertian mad adalah memanjangkan suara ketika mengucapkan huruf-huruf mad.
Dengan kata lain, pembaca Al-Qur'an harus memanjangkan bunyi huruf atau bacaannya karena di dalam ayat tersebut terdapat salah satu huruf mad. Huruf mad tersebut yaitu alif (أ), wau (و), atau ya' (ي)
Salah satu jenis mad adalah mad lin. Ia hanya terjadi dalam kondisi waqaf atau saat pembaca Al-Qur'an memberhentikan bacaannya.
Imam Zarkasyi dalam Pelajaran Tajwid (1987) menerangkan, pengertian mad layyin yaitu mad yang terjadi ketika bacaan Al-Qur'an berhenti atau waqaf pada huruf berharakat fathah atau damah yang bertemu dengan huruf ya (ي) atau wau (و) bertanda sukun. Selanjutnya, di depan huruf ya atau wau tadi, ada lagi satu huruf yang dimatikan karena harus waqaf
Hukum bacaan mad lin wajib dilafalkan dengan panjang 2, 4, atau 6 harakat. Sebagai catatan, apabila pembaca Al-Qur'an memutuskan untuk membaca mad lin dalam 2 harakat, pembacaan waqaf mad lin selanjutnya juga harus 2 harakat. Demikian juga bila memilih membaca mad lin dengan 4 harakat atau 6 harakat, selanjutnya konsisten dengan pilihan panjang harakat tersebut.
Contoh Mad Lin Beserta Surat dan Ayatnya
Hukum bacaan mad lin terdapat dalam banyak ayat Al-Qur'an, di antaranya adalah sebagai berikut:
1. Surah Ali Imran Ayat 26
قُلِ ٱللَّهُمَّ مَٰلِكَ ٱلْمُلْكِ تُؤْتِى ٱلْمُلْكَ مَن تَشَآءُ وَتَنزِعُ ٱلْمُلْكَ مِمَّن تَشَآءُ وَتُعِزُّ مَن تَشَآءُ وَتُذِلُّ مَن تَشَآءُ ۖ بِيَدِكَ ٱلْخَيْرُ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ
Qulillāhumma mālikal-mulki tu`til-mulka man tasyā`u wa tanzi'ul-mulka mim man tasyā`u wa tu'izzu man tasyā`u wa tużillu man tasyā`, biyadikal-khaīr, innaka 'alā kulli syai`ing qadīr
2. Surah Ibrahim Ayat 33
وَسَخَّرَ لَكُمُ ٱلشَّمْسَ وَٱلْقَمَرَ دَآئِبَيْنِ ۖ وَسَخَّرَ لَكُمُ ٱلَّيْلَ وَٱلنَّهَارَ
Wa sakhkhara lakumusy-syamsa wal-qamara dā`ibaīn, wa sakhkhara lakumul-laila wan-nahār
3. Surah Al-Baqarah Ayat 2
ذَٰلِكَ ٱلْكِتَٰبُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ
Dzālikal-kitābu lā raiba fīih ...
Komentar
Posting Komentar