Idzhar
Idzhar adalah salah salah satu hukum nun mati ( نْ ) atau tanwin ( ـَــًـ , ـِــٍـ , ـُــٌـ ) bila bertemu huruf hijaiyyah yang telah ditetapkan. Secara istilah, idzhar adalah mengeluarkan huruf dengan jelas dan tanpa dengung.
Nun mati tidak dapat dibunyikan kecuali diawali huruf lain yang hidup. Yaitu yang memiliki harakat fathah, kasrah, atau dhammah. Bacaan tanwin sama dengan nun mati, sehingga hukum bacaannya hampir sama.
A. Huruf-huruf idzhar
Nun mati atau tanwin dibaca jelas bila bertemu dengan huruf halqi (tenggorokan). Ada enam huruf yang masuk kategori ini yaitu gho (غ), 'ain (ع), kho (خ), ha (ح ), ha' (هـ ), dan hamzah (ء).
Cara membaca nun mati atau tanwin harus jelas dan tidak boleh terpengaruh huruf setelahnya. Keenam huruf ini semua makhrajnya ada di tenggorokan sehingga sering disebut idzhar halqi.
Dalam kitab Hidayatush Shibyan juga dijelaskan satu nazham (struktur bahasa) idzhar. Penjelasannya kurang lebih sama dengan Marzuki dan Sun, yaitu kejelasan membaca nun mati dan tanwin pada idzhar.
"Ketika ada tanwin dan nun mati bertemu dengan salah satu huruf halaq yang enam, yaitu : hamzah (ء), ha (هـ), ha (ح), kha (خ), 'ain (ع), ghain (غ), wajib dibaca Izhar(إِظْهَار) (nun mati dan tanwinnya dibaca jelas)," tulis kitab tersebut.
B. Contoh bacaan Idzhar
Nun sukun atau tanwin tetap dibaca jelas ketika bertemu dengan huruf idzhar, ini contohnya:
يَنْأَوْنَ dibaca yan 'awna
كُلٌّ آمَنَ dibaca kullun amana
قَوْمٍ هَادٍ dibaca qouwmiin haadin
مِنْ عِلْمٍ dibaca min 'ilmin

Komentar
Posting Komentar