Idgham Mutajanisain
Idgham mutajanisain merupakan salah satu jenis idgham dalam ilmu tajwid. Ia terjadi ketika bertemunya dua huruf yang makhraj-nya sama, namun sifatnya berbeda dalam satu kalimat. Cara membacanya adalah memasukkan huruf pertama ke huruf yang kedua. Berikut ini pengertian, hukum, dan contoh idgham mutajanisain dalam Al-Quran.
Pengertian Idgham Mutajanisain dan Hukum Tajwidnya
Istilah idgham mutajanisain terdiri atas dua kata, yaitu idgham dan mutajanisain. Dalam bahasa Arab, idgham (ﺇﺩﻏﺎﻡ) artinya memasukkan. Sementara itu, mutajanisain artinya "dua jenis yang sama".
Berdasarkan hal tersebut, Imam Zarkasyi dalam Pelajaran Tajwid (1987) menuliskan pengertian idgham mutajanisain adalah bertemunya dua huruf yang sama makhraj-nya, namun berbeda sifat hurufnya, serta berada dalam satu kalimat. Dengan demikian, pelafalan huruf pertama dimasukkan ke huruf yang kedua.
Untuk memahami idgham mutajanisain, kita harus mengetahui pengertian makhraj dan sifat huruf.
Pertama, makhraj adalah tempat keluar huruf. Misalnya, huruf ta (ت) dan tho (ط) sama-sama keluar dari ujung lidah. Kedua huruf ini sama makhraj-nya.
Kedua, sifat huruf adalah karakteristik yang melekat pada huruf tersebut. Misalnya, huruf ta (ت) memiliki sifat istifal (merendah), namun huruf tho (ط) memiliki sifat isti'la atau meninggi.Kedua huruf ini berbeda sifatnya.
Huruf-huruf yang termasuk dalam idgham mutajanisain adalah huruf mim (م ), huruf ba (ب), huruf ta (ت), huruf tho (ط), huruf dal (د), huruf dza (ذ), huruf dzo (ظ), dan huruf tsa (ث).
Hukum bacaan idgham mutajanisain wajib dilafalkan dengan memasukkan bacaan huruf sebelumnya ke huruf sesudahnya. Perhatikan tabel berikut ini:
| Huruf Idgham Mutajanisain | Lafal Asli | Cara Membacanya |
| Huruf د sukun bertemu ت berharakat | قَد تَّبَيَّنَ | قَت تَّبَيَّنَ (Qat tabayyana) |
| Huruf ب sukun bertemu م berharakat | ارْكَبْ مَّعَنَا | ارْكَم مَّعَنَا (Irkamm ma'aana) |
| Huruf ط sukun bertemu ت berharakat | وَدَّت طَّآئِفَةٌ | وَدَّط طَّآئِفَةٌ(Waddaṭh ṭhā`ifatum) |
| Huruf ث sukun bertemu ذ berharakat | يَلْهَث ۚ ذَّٰلِكَ | يَلْهَذ ۚ ذَّٰلِكَ (Yal-haṡ, żālika) |
| Huruf ذ sukun bertemu ظ berharakat | إِذْ ظَّلَمْتُمْ | إِظ ظَّلَمْتُمْ (Idz zhalamtum) |
Contoh Idgham Mutajanisain dalam Al-Quran
Berikut ini ayat-ayat yang mengandung hukum idgham mutajanisain dalam Al-Quran:
1. QS. Al-Baqarah Ayat 256
لَآ إِكْرَاهَ فِى ٱلدِّينِ ۖ قَد تَّبَيَّنَ ٱلرُّشْدُ مِنَ ٱلْغَىِّ ۚ فَمَن يَكْفُرْ بِٱلطَّٰغُوتِ وَيُؤْمِنۢ بِٱللَّهِ فَقَدِ ٱسْتَمْسَكَ بِٱلْعُرْوَةِ ٱلْوُثْقَىٰ لَا ٱنفِصَامَ لَهَا ۗ وَٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
Bacaan latinnya: "Lā ikrāha fid-dīn, qat tabayyanar-rusydu minal-gayy, fa may yakfur biṭ-ṭāgụti wa yu`mim billāhi fa qadistamsaka bil-'urwatil-wuṡqā lanfiṣāma lahā, wallāhu samī'un 'alīm"
2. QS. Ali ‘Imran Ayat 69
وَدَّت طَّآئِفَةٌ مِّنْ أَهْلِ ٱلْكِتَٰبِ لَوْ يُضِلُّونَكُمْ وَمَا يُضِلُّونَ إِلَّآ أَنفُسَهُمْ وَمَا يَشْعُرُونَ
Bacaan latinnya: "Waddaṭ ṭā`ifatum min ahlil-kitābi lau yuḍillụnakum, wa mā yuḍillụna illā anfusahum wa mā yasy'urụn"
3. QS. Ali ‘Imran Ayat 122
إِذْ هَمَّت طَّآئِفَتَانِ مِنكُمْ أَن تَفْشَلَا وَٱللَّهُ وَلِيُّهُمَا ۗ وَعَلَى ٱللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ ٱلْمُؤْمِنُونَ
Bacaan latinnya: "Iż hammaṭ ṭā`ifatāni mingkum an tafsyalā wallāhu waliyyuhumā, wa 'alallāhi falyatawakkalil-mu`minụn"
Komentar
Posting Komentar